Kegiatan sebagai Sarana Silaturahmi

Sementara itu, Ketua FPK Provinsi Jambi, Is Andika (Mang Aloy), dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk silaturahmi antar pengurus dan anggota paguyuban. Ia berharap rakor ini bisa menjadi pencerahan dalam membangun Jambi yang lebih baik lagi. “Saat ini, FPK Provinsi Jambi telah tergabung oleh 31 paguyuban, yang terdiri dari berbagai suku dan etnis,” tambahnya.

Sambutan Staf Ahli Gubernur Jambi

Dalam sambutannya, Staf Ahli Gubernur Jambi Bidang Kemasyarakatan dan SDM, dr. Mhd. Fery Kusnadi, mewakili Gubernur Jambi, menekankan pentingnya kegiatan rakor ini sebagai wadah memperkuat persaudaraan antar sesama etnis dan suku bangsa yang ada di Provinsi Jambi. Fery Kusnadi juga menyoroti penghargaan yang diterima oleh Gubernur Jambi dari Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, sebagai bentuk kerja keras dan kolaborasi masyarakat dalam membangun provinsi ini.

“FPK adalah jembatan strategis antar daerah, yang membantu menjembatani kebijakan pemerintah agar sampai ke masyarakat di wilayah. Harapannya, setiap warga memiliki ruang untuk berkontribusi dalam pembangunan Provinsi Jambi,” ujar Fery Kusnadi.

Harapan untuk Jambi yang Lebih Inklusif

Selanjutnya, dr. Mhd. Fery Kusnadi berharap agar Rakor ini dapat menjadi ajang untuk menambah pengetahuan dan pembelajaran diri. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Jambi sebagai tempat dan ruang yang inklusif, di mana setiap warga dapat diterima dan berperan aktif dalam pembangunan.

Dengan adanya rakor ini, diharapkan dapat semakin mempererat persatuan antar suku, etnis, dan budaya yang ada di Provinsi Jambi serta memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan daerah di masa yang akan datang.