
“Dunia usaha dapat terlibat langsung dalam memberikan bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Lokal, bahan makanan bergizi untuk balita dan ibu hamil yang mengalami masalah gizi, serta mendukung penyediaan air bersih, jamban, bedah rumah, peningkatan pengetahuan, dan pemberdayaan ekonomi bagi keluarga prasejahtera yang rentan terhadap stunting,” ungkap Pak Nanda.

Acara ditutup dengan pembacaan komitmen bersama oleh seluruh pelaku usaha di Provinsi Jambi untuk berkolaborasi dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di daerah. Komitmen ini menjadi langkah awal yang penting bagi dunia usaha untuk berperan aktif dalam menciptakan generasi Indonesia Emas Jambi yang sehat dan bebas dari stunting.
Dengan sinergi antara pemerintah dan dunia usaha, diharapkan upaya menurunkan angka stunting di Provinsi Jambi dapat berjalan lebih cepat dan efektif, serta memberikan dampak signifikan bagi kesehatan dan masa depan anak-anak di Jambi.



