Anggota Ditreskrimsus Polda Jambi Dibacok Geng Motor, Begini Kronologinya

Berita, Daerah, Peristiwa1186 Dilihat

Jambi – Brigadir Andri Sitompul (30), anggota Ditreskrimsus Polda Jambi menjadi korban pembacokan sekelompok remaja geng motor. Ia dibacok saat melerai perkelahian kelompok tersebut.

Pembacokan sendiri terjadi di Jalan Kimaja, RT 19, Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, pada Minggu, 29 Oktober 2023.

Kasubbid Penmas Polda Jambi Kompol Mas Edy menuturkan bahwa saat kejadian Brigadir Andri sedang melerai kelompok remaja yang tengah ribut.

“Benar, ada pengeroyokan oleh sekelompok pemuda terhadap personel Polda Jambi saat meleraikan kelompok anak muda yang lagi ribut-ribut di kawasan Arizona,” ujar Kompol Mas Edy, Senin, 30 Oktober 2023.

Selanjutnya, Kapolresta Jambi Kombes Eko Wahyudi menuturkan bahwa kronologi kejadian saat korban Brigadir Andri Sitompul sedang duduk-duduk bersama temannya di sekitar TKP. Kemudian ada sekelompok remaja menggunakan sepeda motor menggeber-geber motornya.

“Kemudian korban (Brigadir Andri) menegur pelaku. Pelaku merasa tidak senang ditegur hingga menyerang Andri dengan menggunakan senjata tajam,” ujarnya.

Pada saat kejadian teman korban bernama Candra mencoba menolong Andri. Namun, ia juga turut menjadi sasaran pembacokan.

“Atas kejadian tersebut pelapor mengalami luka robek di bagian kepala dan korban Andri mengalami luka robek bagian kepala dan punggung,” katanya.

Tak lama setelah kejadian, satu orang orang kelompok remaja tersebut berhasil diamankan warga tak jauh dari lokasi. Ialah Anggi Saputra (18).

Anggi menjadi bulan-bulanan warga. Tampak beberapa video beredar, dirinya tak bisa berkutik, ia hanya berbaring lemas di tanah. Sementara, wajahnya mengalami bengkak akibat dimassa.

Selain Anggi, polisi juga turut mengamankan pelaku lainnya hingga Senin pagi, 30 Oktober 2023. Di antaranya, Figo Yuki Septian (19), MFB (17), Sahrul Akbar (19), Arvindra Risky (19), MDG (17), dan RA (17). Polisi juga turut mengamankan senjata 2 buah senjata tajam yang digunakan pelaku.

“Empat orang lagi masih kita kejar,” ujar Eko.

Para pelaku saat ini telah diamankan di Mapolresta Jambi. Sementara korban masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Jambi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *