Dugaan Adanya Korupsi Besar di Pemerintah Kota Jambi Dikuatkan Oleh Beberapa Temuan

Berita, Peristiwa1289 Dilihat

Jambi – Sejumlah massa yang tergabung dalam Forum Pemantau Anggaran dan Pembangunan Jambi (FPAPJ) menggelar aksi demonstrasi di Rumah Dinas Wali Kota Jambi dan Dinas Pariwisata Kota Jambi pada Kamis, 14 September 2023.

Di depan gedung rumah dinas Wali Kota Jambi, Edi S Latief meneriakkan sejumlah permasalahan pada Pemerintah Kota Jambi yang diduga sarat akan korupsi gede-gedean. Nilainya bukan main!

Edi mengungkap sejumlah kejanggalan berdasarkan temuan pihaknya dalam SPJ Belanja Premi BMD pada Sekretariat Daerah Kota Jambi.

Dia pun meminta Wali Kota Jambi untuk memberi keterangan atas adanya temuan premi asuransi BMD fiktif di rumah dinas Wali Kota Jambi tahun anggaran 2020 yang diduga terdapat beberapa inventaris rumah dinas Wali Kota Jambi sebanyak 106 unit dengan nilai pertanggungjawaban sebesar Rp 3.684.658.329.

“Diduga sebagian dari BMD tersebut sengaja di rekayasa oleh oknum pejabat pengelola BMD untuk mencari keuntungan pribadi,” kata Edi.

Tak hanya itu ia juga meminta Wali Kota Jambi memberikan keterangan atas temuan premi asuransi BMD fiktif di rumah dinas Wali Kota Jambi tahun 2020, diduga terdapat 18 unit inventaris dengan nilai pertanggungjawaban senilai Rp 420.350.000.

Selain itu juga terdapat kasus dugaan korupsi pada Dinas Pariwisata Kota Jambi yang berhubungan dengan dana hibah dari Kemenkeu RI dalam rangka pemulihan ekonomi nasional tahun 2020.

Bantuan dana hibah senilai Rp 7.227.140.628 itu dinilai sarat akan monopili dan dugaan-dugaan permainan oleh Dinas Pariwisata Kota Jambi.

Selain itu indikasi korupsi senilai Rp 1.115.391.200 tahun anggaran 2020 pada Dinas Pariwisata Kota Jambi juga diungkap oleh Edi. Terakhir ada dugaan KKN dalam belanja modal pengadaan konstruksi bagunan serba guna tempat parkir senilai Rp 593.750.000.

Dengan semua temuan yang semakin memperkuat dugaan bahwa terdapat korupsi gede-gedean pada Pemerintah Kota Jambi itu. Namun saat aksi berlangsung massa aksi belum menemukan jawaban. Wali Kota Jambi disebut-sebut sedang berada di luar negeri. Sementara Kadis Pariwisata Kota Jambi juga belum memberi pernyataan.

Reporter: Juan Ambarita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *