“Ini tidak boleh diteruskan, kita harus perangi kemiskinan dan justru harus meningkatkan kesejahteraannya dan menurunkan tingkat kemiskinannya,” ujarnya.

Soal populasi penduduk desa yang semakin mengecil, Anies pun menyampaikan berdasarkan data diperkirakan pada tahun 2045, tepat 100 tahun usia Indonesia merdeka, populasi penduduk desa hanya akan tinggal 30% sementara di kota 70%.

Bahkan saat ini, dimana jumlah penduduk meningkat tinggi, Anies menemukan fakta bahwa jumlah penduduk desa terus berkurang dan lahan sawahnya terlantar.

“Melihat situasi seperti ini kita tidak bisa mendiamkan desa berjuang sendirian,” katanya.

Dia berpandangan bahwa negara harus melakukan intervensi agar desa-desa tumbuh berkembang dan bisa jadi penopang pangan di negeri ini.

“Bapak ibu bayangkan kalau penduduk kota meningkat, penduduk desa menurun, jumlah sawah menurun. Ketahanan pangan kita menjadi tantangan,” ujarnya.

Dalam desa dibiarkan sendirian, lanjut Anies, apalagi para pimpinan, para kepala desa tidak diberikan kekuatan maka nantinya gambaran nasional kita akan menunjukkan ketergantungan pada luar.

“Jadi visi kita ke depan yok kita jalan sama-sama. Mari kita kembalikan desa menjadi kekuatan utama bangsa ini,” katanya.