JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak menguat pada perdagangan Jumat (13/2), menjelang libur panjang akhir pekan Imlek.
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan menuju kisaran 8.377–8.440 apabila skenario terbaik terjadi.
“Dalam skenario terbaik, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan ke 8.377–8.440, tetapi tetap ada risiko koreksi ke 8.155–8.202,” ujar Herditya dalam riset hariannya.
Ia mengingatkan pelaku pasar tetap mewaspadai potensi koreksi jangka pendek, meskipun tren penguatan masih terbuka.
Proyeksi Support dan Resistance IHSG
Dengan sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 7.863 dan 7.712, serta resistance 8.354 dan 8.517. Ia juga merekomendasikan sejumlah saham, yakni BKSL, ELSA, ENRG, dan PSAB.
Senada, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menyebut meski IHSG terkoreksi tipis pada perdagangan sebelumnya, peluang tren naik masih terbuka selama indeks bertahan di atas level 8.071.
“IHSG masih berpeluang naik selama di atas 8.071, dan penguatan bisa berlanjut ke 8.596 bila menembus 8.377,” ujar Ivan.
Ia memperkirakan pergerakan IHSG berada di level support 8.071, 7.803, 7.617, dan 7.362, serta resistance 8.377, 8.596, dan 8.837. Untuk perdagangan hari ini, Ivan merekomendasikan saham AMRT, INDF, ISAT, MBMA, dan MDKA.



