Jakarta — Pembalap Joan Mir memberikan peringatan kepada Honda agar terus meningkatkan performa jika ingin menjadi pesaing serius Ducati pada MotoGP 2026. Pernyataan tersebut disampaikan Mir setelah menjalani tes pramusim di Sirkuit Sepang.
Mir tampil sebagai pembalap tercepat pada hari kedua tes MotoGP Sepang, Rabu (4/2). Pembalap asal Spanyol itu mencatatkan waktu 1 menit 56,874 detik, yang menjadi sinyal positif bagi Honda menjelang dimulainya musim baru.
Hasil tersebut juga menjadi momen penting karena untuk pertama kalinya sejak 2022 Honda memimpin sesi tes resmi MotoGP. Kendati demikian, Mir menegaskan bahwa hasil tes belum cukup untuk membuat Honda berada di level yang sama dengan para pesaing utama, terutama Ducati.
“Saya belum memiliki gambaran yang jelas, tetapi komentar saya biasanya sejalan dengan [Luca] Marini. Saya pikir dari apa yang telah saya lihat, kami telah membuat kemajuan yang baik. Ducati juga melakukan itu ketika mereka mau, mereka cepat, dan itulah realitas saat ini,” ujar Mir, dikutip dari GPOne.
Mir menambahkan bahwa Honda masih harus bekerja lebih keras untuk mengejar ketertinggalan.
“Kami memiliki beberapa ide untuk besok, tetapi kami juga akan melihat sesuatu di Thailand. Kepercayaan diri kembali, tetapi jika mereka [Ducati] mengambil satu langkah maju, kami harus mengambil tiga langkah, jadi kami mungkin akan mengambil satu langkah dan berharap untuk mengambil langkah lainnya,” ucapnya.
Juara dunia MotoGP 2020 itu akan membawa hasil tes di Sepang ke tes pramusim berikutnya di Sirkuit Buriram, Thailand, yang dijadwalkan berlangsung pada 21–22 Februari. Mir berharap Honda terus menunjukkan peningkatan menjelang MotoGP Thailand 2026 sebagai seri pembuka musim.
“Dalam time attack, saya merasa nyaman di atas motor, meskipun dengan ban bekas masih ada pekerjaan yang harus dilakukan untuk menyempurnakannya dan menemukan margin yang lebih baik,” tutur Mir.


