2. Istirahat yang cukup sebelum perjalanan
Perubahan jadwal tidur selama Ramadan sering membuat waktu istirahat menjadi tidak teratur. Kurang tidur sebelum perjalanan dapat meningkatkan risiko kelelahan serta menurunkan konsentrasi, terutama bagi pengendara kendaraan.
Karena itu, pastikan tubuh mendapatkan waktu tidur yang cukup sebelum memulai perjalanan.
3. Lakukan pemeriksaan kesehatan bila diperlukan
Bagi pemudik yang merasa kurang sehat atau memiliki riwayat penyakit tertentu, disarankan melakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu.
Pemeriksaan ini dapat membantu mengetahui kondisi tubuh secara lebih jelas sehingga potensi gangguan kesehatan bisa ditangani lebih cepat.
4. Siapkan kotak P3K dan obat-obatan
Selama perjalanan, gangguan kesehatan ringan seperti masuk angin, mabuk perjalanan, atau luka kecil bisa saja terjadi.
Karena itu, sebaiknya membawa kotak P3K yang berisi obat-obatan dasar seperti obat demam, obat flu, obat luka, plester, hingga minyak kayu putih. Jika membawa anak, siapkan juga obat khusus anak sesuai kebutuhan.
5. Bawa bekal makanan dan minuman
Perjalanan jauh dapat membuat tubuh mudah lelah dan kehilangan energi. Membawa bekal makanan ringan seperti buah, kacang-kacangan, atau camilan sehat dapat membantu menjaga stamina selama perjalanan.
Selain itu, pastikan selalu membawa air minum agar tubuh tidak mengalami dehidrasi. Disarankan untuk makan secara teratur setiap beberapa jam agar energi tetap stabil.


