JAMBI – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, meninjau progres pembangunan kolam retensi pengendali banjir di kawasan Griya Lingga Permai, Kelurahan Paal V, Kecamatan Kotabaru, Rabu sore (4/2/2026). Kolam retensi tersebut diberi nama Telago Kajang Lako.

Dalam peninjauan itu, Maulana didampingi sejumlah kepala perangkat daerah dan jajaran terkait di lingkungan Pemerintah Kota Jambi. Ia memastikan tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana.

Maulana menyebutkan, saat ini sejumlah alat berat telah mulai beroperasi di lokasi proyek. Lahan yang digunakan untuk pembangunan kolam retensi seluas 3,1 hektare, dengan tambahan sekitar 0,8 hektare atau 80 tumbuk lahan milik Pemerintah Provinsi Jambi yang telah dibebaskan.

“Hari ini saya berada di kawasan rencana pembangunan kolam retensi Telago Kajang Lako. Pembebasan lahannya sudah selesai,” ujar Maulana di lokasi.

Ia menjelaskan, Telago Kajang Lako berada di titik terendah pada sistem aliran Asam dan akan dilakukan pendalaman hingga 3–4 meter. Selain berfungsi sebagai pengendali banjir, kolam retensi tersebut juga dipersiapkan menjadi destinasi wisata air berupa danau buatan.

Menurutnya, keberadaan kolam retensi ini diproyeksikan mampu mengurangi potensi banjir hingga 60 persen, khususnya bagi masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran sistem Asam. Pemkot Jambi menargetkan pembangunan kolam retensi tersebut rampung pada 2026. Maulana berharap seluruh tahapan pengerjaan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu.

Pembangunan Telago Kajang Lako merupakan bagian dari program Kota Tangguh dalam visi Kota Jambi Bahagia, serta hasil kolaborasi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jambi, dan Pemerintah Kota Jambi. Proyek ini digadang-gadang menjadi solusi jangka panjang atas persoalan banjir yang selama ini dikeluhkan warga. (*)