5. Sering menyalahkan orang lain

Psikolog Jaime Zuckerman menjelaskan, orang dengan kecerdasan emosional rendah kerap kesulitan bertanggung jawab atas kesalahan sendiri. Ketidaksinkronan antara emosi dan pikiran membuat menyalahkan orang lain menjadi mekanisme pertahanan.

“Mereka cenderung kurang peka terhadap emosi orang lain dan memiliki kemampuan penyelesaian konflik interpersonal yang lebih buruk,” ujarnya.

Memahami ciri-ciri kecerdasan emosional yang rendah dapat membantu seseorang lebih waspada dalam berinteraksi sekaligus menjadi sarana introspeksi diri. EQ bukan semata kemampuan bawaan, melainkan keterampilan yang dapat dilatih seiring waktu melalui kesadaran diri, empati, dan komunikasi yang sehat.