Surabaya — Seorang pendaki dilaporkan hilang di jalur pendakian Kawah Ijen, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Rabu (18/2) petang. Tim SAR gabungan langsung dikerahkan untuk melakukan pencarian di kawasan gunung tersebut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, mengatakan laporan kehilangan diterima pihaknya pada pukul 20.05 WIB.
“Diketahui korban atas nama Muhammad Dzikri Maulana (Lakis), warga Desa Tamansari, Kecamatan Licin,” kata Oka dalam keterangan tertulisnya, Rabu malam.
Menurut Oka, korban berangkat mendaki bersama empat rekannya sekitar pukul 02.00 WIB. Setibanya di puncak, korban terpisah dari rombongan dan hingga kini belum kembali maupun ditemukan.
“Berdasarkan laporan yang diterima, kejadian diperkirakan terjadi sekitar pukul 08.30 WIB di jalur pendakian Kawah Ijen dengan koordinat 8°3’41.68″S 114°14’45.83″T,” ujarnya.
Tim SAR Gabungan Diterjunkan
Menindaklanjuti permintaan bantuan dari Satgas Gunung Ijen, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi bergerak menuju lokasi pada pukul 20.24 WIB dan tiba di lokasi kejadian perkara (LKP) sekitar pukul 21.54 WIB.
Operasi SAR melibatkan tujuh personel rescue yang didukung unsur BPBD Banyuwangi, Polsek Licin, Koramil Licin, KSDA Gunung Ijen, Banyuwangi SAR Independent, serta masyarakat setempat. Peralatan yang digunakan meliputi rescue car Type II, perlengkapan vertical rescue, peralatan medis, dan alat komunikasi.
Oka menegaskan, tim SAR gabungan akan melakukan upaya pencarian secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan personel.
“Kami telah memberangkatkan tim menuju lokasi dan akan melakukan pencarian secara intensif dengan penyisiran di jalur pendakian serta titik-titik yang dicurigai. Kami mengimbau kepada para pendaki untuk selalu bersama rombongan dan mematuhi prosedur keselamatan saat melakukan pendakian,” pungkasnya.



