“Target ini tidak semata mengejar angka, tetapi diarahkan untuk menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat struktur perekonomian Kota Jambi secara berkelanjutan,” jelasnya.

Melalui langkah-langkah tersebut, kata Abu Bakar, Pemerintah Kota Jambi optimistis target realisasi investasi Tahun 2026 dapat tercapai, sekaligus memperkuat peran investasi sebagai salah satu pilar utama dalam mendukung pembangunan dan mewujudkan Kota Jambi Bahagia.

Lebih lanjut, Ia menegaskan komitmen DPMPTSP Kota Jambi mendukung penuh 11 Program Unggulan Kota Jambi Bahagia, dengan kontribusi yang secara langsung dan signifikan pada Program Prioritas BALAP dan Bank Harkat.

Program BALAP (Bahagia Berintegritas dengan Layanan Anti Pungli), menurut Abu Bakar, sangat erat kaitannya dengan peran DPMPTSP sebagai penyelenggara pelayanan perizinan yang merupakan fondasi utama dalam menjamin iklim usaha yang sehat, adil, dan berdaya saing.

Katanya, sebagai penanggung jawab Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Jambi, DPMPTSP berkomitmen meningkatkan kualitas layanan melalui penguatan digitalisasi sistem layanan dan kapasitas sumber daya manusia.

“Penguatan pelayanan perizinan menjadi kunci. Karena itu, kami mendigitalisasi seluruh proses perizinan dan non-perizinan, penyederhanaan prosedur, serta memastikan layanan dapat diakses secara pasti dan terukur,” jelasnya.