Optimalkan SATRIA-1 dan Perluas Layanan 112
Untuk menjangkau wilayah dengan hambatan geografis, Ariansyah mendorong pemanfaatan satelit multifungsi SATRIA-1. Satelit tersebut diproyeksikan menjangkau titik yang belum terlayani jaringan fiber optik.
Saat ini, melalui dukungan BAKTI, Provinsi Jambi telah mengoperasikan 545 titik akses internet dan 7 unit BTS.
“Target kami jelas, tidak ada lagi kantor pelayanan publik di Jambi yang terisolasi secara digital. Kami juga memperluas implementasi Layanan Panggilan Darurat 112. Saat ini Kota Jambi, Muaro Jambi, Tanjung Jabung Barat, dan Tanjung Jabung Timur sudah menjadi pionir. Kami ingin seluruh kabupaten lain segera menyusul agar masyarakat cukup mengingat satu nomor untuk segala kondisi darurat,” tegasnya.
Soroti Blank Spot dan Dorong Sinergi Pusat-Daerah
Dalam audiensi tersebut, isu blank spot di sejumlah desa menjadi perhatian utama, khususnya di Kabupaten Kerinci, Merangin, dan Bungo. Ariansyah menyampaikan bahwa keterbatasan sinyal berdampak pada sektor pendidikan serta aktivitas ekonomi masyarakat pedalaman.
“Kami butuh sinergi. Pemerintah daerah siap menyediakan lahan dan mempermudah perizinan, sementara pusat dan operator seluler membangun infrastrukturnya,” jelas Ariansyah.
Ia juga mengajak masyarakat dan perangkat desa untuk aktif melaporkan wilayah blank spot melalui aplikasi SIGNAL atau portal resmi Komdigi.



