Jakarta – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang perairan laut Tanimbar, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, pada Sabtu (7/2/2026) dini hari pukul 04.20 WIT. Getaran gempa dilaporkan terasa hingga wilayah Saumlaki.

Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berada di laut pada koordinat 7,82 derajat Lintang Selatan (LS) dan 130,25 derajat Bujur Timur (BT), atau sekitar 118 kilometer barat laut Kepulauan Tanimbar, dengan kedalaman 100 kilometer.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono menjelaskan bahwa gempa tersebut termasuk kategori gempa menengah.

“Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya deformasi batuan dalam Lempeng Laut Banda,” ujar Daryono, Sabtu (7/2).

Gempa ini dirasakan masyarakat di Saumlaki dengan skala intensitas II MMI, di mana getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung tampak bergoyang.

BMKG menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada laporan mengenai dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. Berdasarkan hasil pemodelan, gempa bumi ini juga tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Selain itu, hingga pukul 04.44 WIB, hasil pemantauan BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan di wilayah tersebut.