Data Inflasi dan Produksi Beras Jambi
Wagub Sani memaparkan, berdasarkan Berita Resmi Statistik BPS Provinsi Jambi Nomor 05/02/15/Th. XX tanggal 2 Februari 2026, laju inflasi Provinsi Jambi secara year on year (y-on-y) pada Januari 2026 tercatat sebesar 3,35 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 109,98.
Penyumbang utama inflasi Januari 2026 secara y-on-y berasal dari:
-
Kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga dengan andil 1,39 persen (komoditas utama: tarif listrik);
-
Kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya dengan andil 0,38 persen (komoditas utama: emas perhiasan);
-
Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau dengan andil 0,45 persen (komoditas utama: daging ayam ras, sigaret kretek mesin/ SKM, telur ayam ras, kangkung, bayam, dan serai).
Selain itu, terkait produksi beras, berdasarkan BRS BPS Provinsi Jambi Nomor 09/02/15/Th. XX tanggal 5 Februari 2026, produksi beras Januari–Desember 2025 mencapai 212,76 ribu ton atau meningkat 30,88 persen dibandingkan tahun 2024. Sementara potensi produksi beras pada Januari–Maret 2026 diperkirakan sekitar 57,40 ribu ton atau naik 11,21 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
“Terkait dengan produksi beras sebagai salah satu bahan pokok, berdasarkan BRS BPS Provinsi Jambi Nomor 09/02/15/Th. XX tanggal 05 Februari 2026, produksi beras Januari-Desember 2025 mencapai 212,76 ribu ton atau mengalami peningkatan sebesar 30,88% dibanding 2024. Potensi produksi beras pada 3 bulan setelahnya (Jan-Mar 2026) sekitar 57,40 ribu ton atau naik sebesar 11,21% dibandingkan Jan-Mar 2025,” kata Wagub Sani.



