Jakarta — Fakta baru terungkap terkait penembakan pesawat Smart Air PK-SNR di Lapangan Terbang Karowai, Kabupaten Yahukimo, Papua. Satgas Damai Cartenz mengungkap terdapat 13 lubang bekas tembakan di badan pesawat setelah insiden tersebut.
Menurut keterangan Satgas, serangan pada Rabu (11/2) itu dilakukan oleh sedikitnya 20 anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Penembakan tersebut menewaskan dua kru pesawat.
Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, Faizal Rahmadani, menjelaskan serangan terjadi ketika pesawat bersiap melanjutkan penerbangan menuju Dekai.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, ditemukan belasan lubang tembakan di badan pesawat. Peristiwa itu bermula sekitar pukul 10.30 WIT saat pilot memanaskan mesin pesawat. Tiba-tiba puluhan anggota KKB muncul dari sebuah penginapan di pinggir lapangan terbang dan langsung melepaskan tembakan ke arah pesawat.
“Penumpang dan kru terpaksa lari keluar pesawat untuk menyelamatkan diri. Namun, KKB mengejar dan menembaki kedua kru pesawat hingga tewas,” ujar Faizal dalam keterangannya, seperti dilaporkan Antara, Sabtu (14/2).
Saksi mata juga menyampaikan bahwa pesawat Smart Air yang mendarat sekitar pukul 10.30 WIT di Lapangan Terbang Korowai Batu hendak melanjutkan penerbangan ke Dekai saat serangan terjadi.
“KKB tiba-tiba muncul dan menembaki saat pilot pesawat Smart Air sedang menghidupkan mesin sehingga penumpang dan kru turun dari pesawat untuk menyelamatkan diri,” kata Faizal.
Ia menambahkan, para pelaku kemudian mengejar dan menembaki kedua kru hingga meninggal dunia. Jenazah korban telah dimakamkan di kota masing-masing.
Menurut keterangan saksi, pelaku tidak dikenal dan diduga bukan warga Korowai. Satgas Damai Cartenz saat ini masih melakukan upaya penegakan hukum terhadap para pelaku.



