Bogotá, Kolombia — Sebuah pesawat penumpang kecil yang membawa 15 orang, termasuk seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kolombia, jatuh di wilayah pegunungan timur laut negara itu dekat perbatasan Venezuela, Rabu (28/1). Seluruh penumpang dan awak dilaporkan tewas dalam kecelakaan tragis ini.

Pesawat jenis Beechcraft 1900D yang dioperasikan maskapai negara Satena lepas landas dari Bandara Internasional Camilo Daza di Cúcuta, sebuah kota perbatasan Kolombia, menuju kota Ocaña untuk penerbangan domestik singkat sekitar 23 menit. Namun, kontak dengan pengatur lalu lintas udara hilang sekitar 12 menit setelah lepas landas, tak lama sebelum jadwal pendaratan.

Setelah operasi pencarian intensif, puing-puing pesawat ditemukan di daerah pegunungan Curasica, Playa de Belén di Departemen Norte de Santander. Tidak ada korban yang selamat dari insiden ini.

Di antara korban tewas adalah anggota DPR Kolombia Diógenes Quintero, yang mewakili wilayah Catatumbo, serta seorang calon legislatif Carlos Salcedo, menurut daftar penumpang yang dirilis oleh pihak maskapai dan dikonfirmasi oleh otoritas setempat.

Otoritas penerbangan Kolombia bersama tim militer dan badan penyelidikan telah mengaktifkan proses resmi untuk menyelidiki penyebab kecelakaan. Hingga kini, penyebab pasti jatuhnya pesawat masih dalam penyelidikan, meskipun kondisi geografis yang berat di wilayah pegunungan serta perubahan cuaca lokal turut memperumit upaya evakuasi.

Pemerintah Kolombia menyatakan duka atas insiden ini dan berjanji akan memberikan dukungan kepada keluarga korban. Upaya pencarian juga melibatkan Angkatan Udara Kolombia dan otoritas sipil setempat di lokasi kecelakaan yang terkenal memiliki medan yang sulit.