2. Jahe dan lemon

Jahe membantu meredakan peradangan dan batuk, sementara lemon kaya vitamin C yang berperan mendukung sistem imun.

Kombinasi ini kerap digunakan untuk membantu membersihkan paru-paru dari lendir sekaligus meringankan pilek dan hidung tersumbat. Penambahan madu dapat membantu mengurangi frekuensi batuk serta melapisi tenggorokan.

3. Peppermint

Peppermint mengandung mentol, senyawa yang membantu melegakan saluran napas dan mengurangi sensasi sesak. Minuman ini juga memiliki sifat antibakteri, antivirus, dan anti-inflamasi.

Teh peppermint sering dimanfaatkan untuk meredakan batuk, pilek, hidung tersumbat, serta membantu pengeluaran dahak dari paru-paru.
Cara penyajiannya cukup sederhana, yakni dengan memasukkan daun mint ke dalam cangkir berisi air mendidih dan membiarkannya meresap selama 5–10 menit. Minuman ini dapat dikonsumsi 3–4 cangkir per hari.

4. Masala chai

Masala chai merupakan teh hitam yang dipadukan dengan berbagai rempah, seperti jahe, kayu manis, cengkeh, lada hitam, kapulaga, dan tulsi.

Kombinasi rempah tersebut bersifat anti-inflamasi dan membantu membersihkan tenggorokan. Minuman ini kerap digunakan untuk meredakan batuk, pilek, serta gangguan pernapasan ringan.

Untuk menyajikannya, haluskan semua bahan hingga membentuk pasta kasar, lalu tambahkan ke air mendidih bersama daun teh hitam dan gula secukupnya.