• “Ziarah di Lembah Gula-Gula” – Andy Boy Kurniawan

  • “Denyar Rupabatu” – Berryman Girsang

  • “Kontemplasi Dharma” – Billmohdor

  • “The Forgotten Guardian” – Billmohdor

  • “Candi Muaro Jambi di bawah Cahaya Purna Biru” – Chiara Khairina

  • “Sungai Pijoan” – Fauzi Zubir

… dan sejumlah karya lainnya yang memotret keindahan alam dan nilai-nilai historis, serta budaya spiritual yang ada di Muaro Jambi dengan ragam gaya visual.

Mengangkat Potensi Pariwisata dan Ekonomi Lokal

Pameran ini diharapkan bisa menjadi daya tarik baru dalam memperkenalkan Muaro Jambi sebagai destinasi wisata budaya. Dengan adanya pameran seni seperti ini, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi berkomitmen untuk mendorong pengembangan pariwisata serta memperkuat ekonomi lokal melalui sektor budaya dan seni.

Selain pameran seni, acara ini juga dilengkapi dengan bursa lukisan dan sarasehan seni lukis, yang memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk lebih mendalami seni kontemporer sekaligus menghargai warisan budaya lokal.