“Kami berharap kepada Tuhan agar konflik ini segera berakhir,” tuturnya pada Rabu (20/8), mengutip AFP.

Proposal gencatan senjata yang diajukan mencakup penghentian konflik selama 60 hari.

Dalam periode tersebut, Hamas dan Israel diharuskan melakukan pertukaran tawanan. Beberapa warga Palestina yang saat ini dipenjara di Israel akan dibebaskan sebagai imbalan atas pembebasan setengah dari tawanan Hamas yang masih ada di Jalur Gaza.

Saat ini, sebanyak 49 warga Israel masih ditahan di Gaza, termasuk 27 orang yang diyakini telah meninggal dunia.

Sumber dari kelompok milisi Jihad Islam juga menyatakan bahwa tawanan yang tersisa di Gaza akan dibebaskan dalam fase selanjutnya.

Agresi Israel di Jalur Gaza telah menyebabkan lebih dari 62 ribu warga Palestina, mayoritas anak-anak dan perempuan, kehilangan nyawa.

(rds)