-
Mencuri informasi login atau rekening bank
-
Mengunci perangkat dan meminta tebusan (ransomware)
-
Menggunakan akun korban untuk menyebar penipuan lebih luas
Oleh karena itu, penting bagi pengguna untuk tidak mengunduh file atau aplikasi dari sumber yang tidak terpercaya, dan selalu mengaktifkan sistem proteksi antivirus atau anti-malware di perangkat mereka.
Etika dan Legalitas Penggunaan Metasploit
Secara hukum, penggunaan Metasploit hanya diperbolehkan untuk keperluan yang sah dan disetujui—seperti pelatihan keamanan siber, audit sistem, atau penelitian. Menggunakannya untuk menyusupi sistem tanpa izin jelas merupakan pelanggaran hukum, termasuk dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) di Indonesia.
Kesimpulan
Metasploit adalah alat canggih yang dapat digunakan untuk tujuan positif dalam pengujian dan peningkatan keamanan sistem. Namun, potensi penyalahgunaannya juga sangat nyata—terutama melalui payload yang dimanfaatkan untuk penipuan siber.
Edukasi, kesadaran, dan penggunaan etis menjadi kunci agar teknologi ini benar-benar menjadi solusi, bukan ancaman.



