• Mengaktifkan kamera dan mikrofon secara diam-diam

  • Mengakses pesan, file, dan log panggilan

  • Mengambil alih kontrol penuh perangkat

  • Melacak lokasi GPS perangkat

  • Menanam backdoor untuk akses berkelanjutan

Dalam konteks edukasi dan uji keamanan, tindakan-tindakan ini berguna untuk mengetahui seberapa rentan sebuah sistem terhadap serangan.

Penggunaan Payload untuk Penipuan Digital

Salah satu penyalahgunaan paling umum dari Metasploit adalah untuk tujuan penipuan digital, khususnya melalui payload berbahaya yang dikamuflasekan sebagai file aplikasi, dokumen, atau tautan.

Modus-modus penipuan yang memanfaatkan payload antara lain:

  • Aplikasi palsu (APK/EXE) berisi trojan: Korban diarahkan mengunduh aplikasi tertentu yang sebenarnya sudah disusupi payload Metasploit.

  • Email phishing dengan lampiran berbahaya: File Excel, Word, atau PDF yang dikirim lewat email bisa mengandung kode eksploit yang menanam payload saat dibuka.

  • Tautan jebakan di media sosial: Link yang mengarah ke file cloud atau website palsu yang memicu pemasangan malware.

Jika korban tidak waspada dan membuka file atau aplikasi tersebut, perangkat mereka dapat dikendalikan secara jarak jauh oleh pelaku. Dalam banyak kasus, pelaku kemudian:

  • Mencuri informasi login atau rekening bank

  • Mengunci perangkat dan meminta tebusan (ransomware)

  • Menggunakan akun korban untuk menyebar penipuan lebih luas

Oleh karena itu, penting bagi pengguna untuk tidak mengunduh file atau aplikasi dari sumber yang tidak terpercaya, dan selalu mengaktifkan sistem proteksi antivirus atau anti-malware di perangkat mereka.