Pada Sabtu (30/8), KCNA menyiarkan film dokumenter berdurasi 25 menit yang menggambarkan keterlibatan tentara dalam ‘Operasi Pembebasan Kursk’, yang bertujuan untuk mengusir pasukan Ukraina. Namun, Reuters tidak dapat memverifikasi keaslian rekaman tersebut secara independen.

Film tersebut menyebutkan bahwa keputusan untuk mengerahkan pasukan ke Rusia diambil oleh Kim pada bulan Agustus, dua bulan setelah Kim dan Putin menandatangani perjanjian keamanan yang mencakup pakta pertahanan bersama.

Kim diperkirakan akan hadir dalam parade militer bersama Putin di China minggu depan untuk memperingati penyerahan Jepang dalam Perang Dunia II. Ini merupakan pertemuan ketiga antara keduanya dalam dua tahun terakhir, menunjukkan peningkatan aliansi militer yang signifikan.

Hingga saat ini, kedua negara belum mengungkapkan secara detail skala pengerahan pasukan atau jumlah korban di pihak Korut. Menurut intelijen Korea Selatan, kira-kira 600 prajurit dari total 15.000 orang yang dikerahkan dilaporkan tewas, sementara intelijen Barat memperkirakan angka tersebut bisa lebih dari 6.000.