Dusun : “Ruang belajar paling jujur”
Dusun bukan hanya ruang geografis. Ia adalah ruang belajar paling jujur. Di sana, mahasiswa bisa melihat langsung bagaimana antara teks Perda dan realitas lapangan bisa begitu berbeda. Di sana pula mahasiswa menyadari bahwa kebijakan publik tidak lahir di meja rapat, tapi tumbuh dari perjumpaan antara tradisi dan kebutuhan modern.
Pengalaman ini mestinya mendapat nilai lebih, bukan karena lokasi yang jauh, tetapi karena kedekatannya dengan misi keilmuan: membumikan ilmu, bukan menggantungnya di langit ekspektasi kosong.
Jika kampus adalah tempat berpikir, maka dusun adalah tempat merasakan. Dan barangkali, rasa itu yang kini makin jarang dihitung dalam sistem penilaian akademik yang kerap lebih silau oleh jarak daripada makna. (*)



