“Seharusnya sebagai pelayan publik dan punya kedudukan pula sebagai kepala dinas harusnya bahasa bahasa yang disampaikan jangan memancing reaksi massa, justru dengan ucapan tersebut kita malahan menduga posisi kepala dinas tidak peduli dengan masyarakatnya sendiri, entah ada kepentingan apa dibalik ini” ucap agus

“Harapan saya semoga dinas Nakertrans tanjung Jabung Timur bisa membantu masyarakat untuk menyelesaikan permasalah ini karena sudah terlalu lama konflik antar masyarakat transmigrasi dengan PT KU ini” lanjut agus

Audiensi ditutup dengan hasil kepala dinas Nakertrans Tanjab Timur akan menyurati kementerian atau lembaga terkait untuk memperjelas dan mempertegas untuk segera menyelesaikan konflik areal transmigrasi yang diduga dikuasai oleh PT. Kaswari Unggul.