Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly mengatakan, ia turun menerima aspirasi dari masyarakat terkait dampak banjir jika curah hujan tinggi.
“Saya hadir di sini karena masyarakat dan untuk masyarakat Kota Jambi, bukan karena daerah pemilihan saya. Program kerja saya fokus untuk semua masyarakat,” ujarnya.
Menurut Faried, persoalan yang dirasakan warga RT 17 sama dengan daerah pemilihannya, seperti Sungai Putri, Murni, Legok.
“Ini akan menjadi catatan bagi kami. Terkait masalah banjir, saya sarankan ketua RT harus komunikatif dengan anggota dewan. Bukan masalah banjir saja, tapi masalah lain juga seperti UMKM,” katanya.
“Mudah-mudahan 2026 dianggarkan. Kita juga akan cek kalau ada dana pemeliharaan tahun ini bisa digunakan,” ujarnya.
Ari satu warga RT 17 yang terdampak banjir mengeluhkan kondisi yang menimpa warga perumahannya.
Menurutnya, ada pembangunan perumahan dan drainase yang kecil. Saat ini jika hujan setengah jam saja kawasan rumah kami terendam.
“Kami minta agar aspirasi warga bisa cepat realisasikan, agar semua warga menjadi nyaman,” ujarnya.
Rendra warga lainnya yang terdampak banjir mengatakan hal yang sama. Ia korban langsung terdampak banjir. Selama 8 tahun ini belum pernah rumah saya terendam air.



