“Iya kami sudah memanggil, betul” jawabnya N dan T.
Disisi lain, temuan di lapangan beberapa waktu lalu juga menguatkan kembali dugaan demi dugaan yang di lakukan pembiaran atau kongkalikong AR Pajak Jambi Inisial N dan PT. Osoil Indo Energi dikarnakan dalam pelaporan angkutan di a.n menteri energi dan sumber daya mineral, menteri investasi/kepala badan koordinasi penanaman modal ditanda tangani achmad idrus M.M angkutan berjumlah 20 disertakan plat nomor polisi, tonase, jenis komoditas yang diangkat, dan status kepemilikan. Ini jelas salah satu data yang mengambarkan bahwa operasional angkutan yang terdaftar, tetapi kenyataannya ada beberapa temuan mobil angkutan dengan merek PT. Osoil Indo Energi tidak sesuai plat nomor dan tonasenya.
Kembali, Bermula dari terlihatnya dijalur belakang gedung rumah sakit umum Raden Mattaher Mobil Angkutan BBM merek PT. Osoil Indo Energi melintas kosong lalu beberapa jam kemudian kembali melintas dengan tanpak seperti bermuatan, hal ini menimbulkan dugaan.
Dari data yang di peroleh pun, awak media ingin mengetahui apakah mobil ini terdaftar dari cantumkan dalam surat A.N menteri ESDM, menteri investasi dan kepala badan koordinasi penanaman modal, terlihat dari 20 mobil angkutan yang di daftarkan, sungguh menjadikan pertanyaan besar, kenapa mobil yang di temukan ini tidak ada nomor platnya dalam daftar?.



