Al Haris juga mengapresiasi Pimpinan Pondok Pesantren Marjanul Qalbi IBS Rimbo Bujang, Dr. SM Munawar Kholil, M.Pd.I, dan para jemaah TNAJ atas kontribusinya dalam pembangunan Pondok Pesantren Marjanul Qalbi di Rimbo Bujang.

“Besar harapan kita bersama bahwa Pondok Pesantren Marjanul Qalbi dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan menjadi pilihan untuk belajar agama, meningkatkan kualitas diri secara spiritual maupun ekonomi. Semoga dari sini akan lahir pemimpin yang berakhlak mulia dan mampu menghadapi pengaruh negatif di era modern ini,” ujarnya.

Guru Besar TNAJ, Buya Dr. Syekh Muhammad Nur Ali Alkholidi, S.Ag, M.Hum, menyatakan bahwa Thariqat Naqsyabandiyah Alkholidiyah Jalaliyah akan membangun empat Pondok Pesantren di Provinsi Jambi, serta di setiap provinsi di Indonesia dan mancanegara.

“Pembangunan Pondok Pesantren bertujuan menyiapkan masyarakat baik dari segi sumber daya manusia, spiritual, intelektual, ekonomi, dan sumber daya alam untuk kepentingan umat. Ini untuk membekali masyarakat agar memiliki intelektual dan spiritual dalam menghadapi perkembangan zaman,” ujarnya.

“Kami hadir di seluruh daerah, khususnya di Rimbo Bujang Provinsi Jambi, dengan program menciptakan ulama yang intelektual dan intelektual yang ulama. Program ini akan berhasil jika ada sinergitas yang baik antara jemaah Thariqat dan pemerintah untuk mencapai tujuan menciptakan bangsa yang baldatun thoyyibatun warobbun ghofur,” kata Buya Syekh Muhammad Nur Ali.