“Itu razia resmi dan bahkan ikut diawasi personil propam Polres Pidie, karena kita berupaya menekan angka kecelakaan lalulintas,” ujar Imam.
Meskipun demikian, Kapolres menegaskan bahwa beberapa klaim yang dibuat oleh perekam video tidak sesuai dengan fakta yang ditemukan oleh pihak kepolisian. Misalnya, masa berlaku SIM yang ternyata sudah habis hampir satu tahun, serta status pajak kendaraan. Pihak kepolisian akan terus melakukan klarifikasi untuk mendapatkan informasi yang akurat mengenai kejadian tersebut.
“Pengakuannya kan dua hari, ternyata SIM-nya sudah mati (habis masa berlaku) hampir satu tahun atau 11 bulan kalau tidak salah dan STNK juga, meski begitu kita tetap akan melakukan klarifikasi, supaya kita mendapatkan kebenarannya,” ujar Imam.
Dengan demikian, sementara video tersebut telah menimbulkan kontroversi, proses klarifikasi sedang berlangsung untuk memahami dengan lebih baik apa yang sebenarnya terjadi selama razia tersebut.



