Terungkap Identitas Mayat yang Ditemukan Tewas Terbakar Mengenaskan

Berita, Daerah, Peristiwa1741 Dilihat

Merangin – Polisi mengungkap identitas wanita yang ditemukan tewas mengenaskan di perkebunan, Desa Salam Buku, Kecamatan Batang Masumai, Merangin, Jambi.

Korban yang ditemukan dengan kondisi membusuk dan tanpa busana itu ternyata warga yang dikabarkan hilang selama 4 hari terakhir.

Korban ialah SPH (26) alias Sindy warga Lorong Kampar RT 14/02, Kelurahan Pematang Kandis, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin.

“Benar (identitas Sindy),” kata Kapolres Merangin AKBP Ruri Roberto, Jumat, 1 Agustus 2023.

Ruri menuturkan informasi korban hilang itu berdasarkan keterangan warga maupun pihak keluarga. Korban diketahui saat itu hilang bersama anaknya.

“Kalau laporan hilang melaporkan ke Polres memang belum ada laporan resmi. Tapi informasi dari masyarakat ya betul,” kata Ruri, Jumat, 1 Agustus 2023.

Selain itu, informasi yang berhasil didapat dari anak korban diketahui ditemukan oleh warga di tengah perkebunan tak jauh dari jasad korban.

“(Lokasi korban) Ditemukan di tempat yang bukan umum orang lalui. Tapi di tempat yang jarang dilalui,” ujarnya.

Ruri menuturkan mengenai apakah korban merupakan korban pembunuhan menunggu dari hasil penyelidikan. Saat ini, tim Reskrim Polres Merangin masih melakukan penyelidikan di lapangan.

“Anggota sudah kita perintahkan untuk melakukan olah TKP dan tentunya hasil penyelidikan di lapangan yang akan kita jadikan pedoman untuk mengungkap kasus penemuan mayat ini,” ucapnya.

Kasat Reskrim Polres Merangin IPTU Mulyono menambahkan pihaknya telah melakukan olah TKP di tempat kejadian. Serta melakukan pemeriksaan terhadap orang orang terdekat korban, seperti tetangga, orang tua dan mantan suami korban.

“Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan serta mengumpulkan alat bukti yang ada di TKP ditemukannya mayat korban serta rencana autopsi terhadap mayat korban yang rencananya akan dilakukan hari Jumat ini,” ujarnya.

Ia mengatakan pihaknya masih fokus menyelidiki penyebab kematian korban. Saat ini jasad korban tengah dalam pemeriksaan dokter forensik.

“Hal tersebut kami lakukan untuk mengungkap penyebab kematian korban terlebih dahulu. Jika dari hasil autopsi ditemukan petunjuk bahwa adanya unsur tindak pidana maka tentunya penyelidikan akan fokus pada keterangan para saksi dan barang bukti yang sudah kita amankan sebelumnya,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *