JAMBI – Layanan perbankan Bank 9 Jambi dilaporkan belum bisa diakses lebih dari 24 jam, sejak Minggu (22/2/2026). Kondisi ini memicu kepanikan nasabah setelah muncul keluhan saldo tabungan berkurang bahkan raib dari rekening melalui mobile banking.

Sejumlah nasabah di berbagai daerah di Provinsi Jambi mendatangi Kantor Cabang Pembantu (KCP) untuk meminta penjelasan. Di Kantor Cabang Utama (KCU) Telanaipura, Kota Jambi, nasabah tampak berkumpul. Namun kantor terpantau tutup dan nasabah hanya mendapat penjelasan dari petugas keamanan bahwa gangguan tengah ditindaklanjuti.

Keluhan juga beredar luas di media sosial dan grup percakapan. Salah satu pesan berantai yang beredar menyebutkan adanya rekening nasabah yang “dikuras”, bahkan disebut turut dialami pejabat internal bank. Dalam pesan tersebut, nasabah diminta segera mengecek saldo masing-masing.

Melalui akun Instagram resminya, manajemen Bank 9 Jambi menyampaikan sedang melakukan pemeliharaan sistem (maintenance internal) guna meningkatkan kualitas layanan dan keamanan transaksi. Dampaknya, layanan Mobile Banking, ATM dan CRM untuk sementara tidak dapat diakses.

“Layanan akan dapat diakses kembali menunggu pemberitahuan selanjutnya. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” tulis manajemen dalam pengumuman resmi yang ditandatangani PT Bank Pembangunan Daerah Jambi.