Jakarta — Layanan chatbot kecerdasan buatan milik OpenAI, ChatGPT, berencana menghadirkan iklan bagi pengguna layanan gratis dan pelanggan paket termurah, ChatGPT Go. Kebijakan tersebut akan mulai diuji dalam waktu dekat.
“Kami belum meluncurkan iklan, tetapi kami berencana mulai menguji dalam beberapa pekan mendatang bagi orang dewasa yang login di AS pada tingkat gratis dan Go,” tulis CEO of Applications OpenAI, Fidji Simo, dalam keterangannya, Jumat (16/1).
Pada tahap awal pengujian, OpenAI akan menempatkan iklan di bagian bawah jawaban ChatGPT. Iklan akan muncul ketika terdapat produk atau layanan bersponsor yang relevan dengan percakapan pengguna.
Iklan tersebut akan diberi label secara jelas dan dipisahkan dari jawaban organik. Pengguna juga dapat mengetahui alasan mengapa iklan tertentu ditampilkan, mengabaikan iklan, atau memberikan umpan balik terkait iklan yang muncul.
Selama masa uji coba, ChatGPT tidak akan menampilkan iklan pada akun yang diketahui atau diprediksi digunakan oleh pengguna berusia di bawah 18 tahun. Selain itu, iklan juga tidak akan muncul pada topik-topik sensitif atau yang diatur secara ketat, seperti kesehatan, kesehatan mental, dan politik.
ChatGPT Go sendiri telah tersedia di 171 negara sejak pertama kali diperkenalkan pada Agustus lalu. Saat ini, paket berlangganan termurah ChatGPT tersebut tersedia secara global dengan tarif US$8 per bulan.
OpenAI menegaskan bahwa iklan hanya akan ditampilkan kepada pengguna layanan gratis dan ChatGPT Go. Sementara itu, pelanggan paket Pro, Business, dan Enterprise dipastikan tidak akan mendapatkan iklan.
“Orang-orang memercayai ChatGPT untuk banyak tugas penting dan pribadi, jadi saat kami memperkenalkan iklan, sangat penting bagi kami untuk mempertahankan apa yang membuat ChatGPT berharga sejak awal. Itu berarti Anda perlu percaya bahwa respons ChatGPT adalah berdasarkan apa yang secara objektif berguna, bukan oleh iklan,” tutur Simo.
Ia juga menegaskan bahwa data dan percakapan pengguna tetap dilindungi dan tidak pernah dijual kepada pengiklan. OpenAI, kata Simo, berupaya menjaga standar periklanan tetap tinggi serta memberikan kendali penuh kepada pengguna atas pengalaman mereka.
“Anda mengendalikan bagaimana data Anda digunakan. Anda dapat menonaktifkan personalisasi, dan Anda dapat menghapus data yang digunakan untuk iklan kapan saja. Kami akan selalu menawarkan cara untuk tidak melihat iklan di ChatGPT, termasuk tingkat berbayar yang bebas iklan,” kata Simo.

