Jakarta — Manchester United menyia-nyiakan peluang besar untuk mendulang poin maksimal dari tiga laga terakhir melawan klub-klub papan bawah Liga Inggris. Dari potensi sembilan poin, The Red Devils hanya mampu mengamankan tiga angka dan gagal menyalip Liverpool di klasemen.

Hasil tersebut membuat MU kembali kehilangan momentum untuk memperbaiki posisi. Bruno Fernandes dan rekan-rekannya terbaru hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Burnley, tim yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi, pada Kamis (8/1) dini hari WIB. Tambahan satu poin itu memperpanjang catatan tanpa kemenangan United dalam tiga pertandingan beruntun.

Sebelumnya, Manchester United juga gagal meraih hasil maksimal saat bertandang ke Elland Road menghadapi Leeds United. Laga tersebut berakhir imbang 1-1. Hasil serupa kembali terjadi ketika MU menghadapi Wolverhampton Wanderers yang juga berakhir dengan skor 1-1.

Kegagalan meraih kemenangan atas Wolves, Leeds, dan Burnley tidak hanya berdampak pada hilangnya poin, tetapi juga mencerminkan masalah konsistensi MU dalam pertandingan yang seharusnya bisa dimenangkan.

Padahal, tiga laga tersebut menjadi kesempatan emas bagi Setan Merah untuk mengamankan poin penuh sekaligus memperbaiki posisi di klasemen. Namun hasil yang didapat justru membuat peluang MU untuk menembus zona Liga Champions tertunda, bahkan terancam semakin menjauh.

Seandainya mampu menyapu bersih ketiga pertandingan tersebut, Manchester United berpotensi mengoleksi 38 poin dan naik peringkat untuk menyalip Liverpool yang kini berada di posisi empat besar. Kenyataannya, MU hanya meraih tiga poin dari rangkaian laga tersebut.

Saat ini, Setan Merah berada di peringkat ketujuh klasemen sementara Liga Inggris dengan koleksi 32 poin. Mereka tertinggal dua poin dari Liverpool yang menempati posisi keempat, sekaligus disalip oleh Brentford dan Newcastle United.

Situasi MU berpotensi semakin sulit apabila tren negatif ini terus berlanjut. Setelah tidak lagi bersama Ruben Amorim yang dipecat pada awal pekan lalu, MU yang kini ditangani pelatih sementara Darren Fletcher masih harus menghadapi jadwal berat, termasuk melawan Brighton & Hove Albion, Manchester City, Arsenal, dan Fulham.