Jambi – Peristiwa bencana alam dan bencana ekologis sungguh menyayat hati setelah menyaksikan insiden yang terjadi di 3 Provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara yang pada akhirnya menimbulkan ribuan korban jiwa, kerugian material harta benda, dan kehilangan segala mata pencaharian yang menjadi sumber kehidupan.
Hingga saat ini, terhitung sebanyak 1.090 orang dinyatakan meninggal dunia, 186 orang masih dinyatakan hilang, dan sebanyak 510.528 jiwa masyarakat yang terpaksa diungsikan. Tentu, peristiwa ini menjadi tugas dan tanggung jawab bersama mulai dari pemerintah, masyarakat, dan juga menjadi tanggung jawab pihak kampus.
Dalam peristiwa ini, Kampus Universitas Jambi turut berbelasungkawa atas peristiwa bencana Sumatera yang terjadi pada akhir November 2025 yang menimpa beberapa mahasiswa aktif UNJA yang tersebar di 3 provinsi terdampak.
“Saya mengapresiasi pihak UNJA yang telah melakukan pendataan kepada mahasiswa terdampak bencana lewat sebaran berita di media sosial. Namun, seiring berjalannya waktu belum ada kebijakan yang dikeluarkan dari hasil pendataan tersebut. Maka dari itu, saya mendesak pihak rektorat UNJA untuk menerbitkan kebijakan berupa bantuan pendidikan kepada teman-teman yang terdampak bencana sumatera,” ujar Rijal Bahri Lumban Gaol.



