JAMBI — Teater Kuju kembali melakukan pementasan teater di Taman Budaya Jambi (TBJ), lewat acara kolaborasi Literafest x Teater Kuju yang dilaksanakan pada 12 Desember 2025 kemarin.

Pada pementasan kali ini, Teater Kuju mengangkat naskah berjudul “Ideologi Binatang!”, yang mana para aktor akan berperan sebagai binatang di dalam hutan, yang riuh mengetahui kematian pemimpin mereka.

Rilect Amigos selaku penulis dan sutradara pementasan “Ideologi Binatang!” menjelaskan bahwa, lakon ini mengangkat isu ekologi seperti bencana yang terjadi belakangan ini karena faktor kerusakan lingkungan, dan juga ideologi yang menurutnya terasa abu-abu.

“Pementasan ini menyoroti kejadian bencana belakangan ini yang diakibatkan oleh kerusakkan lingkungan, seperti penggundulan hutan, hutan yang jadi pusat tambang. Hubungannya dengan ideologi adalah peristiwa tersebut merupakan pelanggaran terhadap ideologi yang kita gunakan saat ini, tapi seperti dianggap masalah biasa, sehingga saya merasa ideologi masih terasa abu-abu kalau masalah lingkungan,” beber Rilect Amigos.

Ia juga menyampaikan bahwa, meskipun “Ideologi Binatang!” Ini mengangkat isu yang cukup berat, penulis ingin penonton masih bisa menikmati drama tersebut dengan dialog yang penuh humor, aktor yang memainkan binatang dengan lucu, namun tetap sarat makna.