Jakarta — Tidur biasanya dianggap sebagai aktivitas pasif yang tidak banyak memerlukan gerakan. Namun, banyak orang merasa pegal saat bangun tidur, seolah-olah mereka melakukan aktivitas fisik yang berat. Mengapa hal ini terjadi?
Umumnya, ketika kita bangun, tubuh diharapkan terasa segar setelah beristirahat semalaman. Sayangnya, tidak semua orang mengalami perasaan segar ini.
Beberapa orang bahkan mengeluh bahwa tubuh mereka justru terasa pegal setelah tidur. Apa penyebabnya?
Mengapa Badan Terasa Pegal Setelah Bangun Tidur?
Terdapat empat faktor utama yang bisa menyebabkan rasa pegal saat bangun tidur. Dengan mengatasi faktor-faktor ini, Anda bisa bangun dengan tubuh yang lebih segar. Apa saja penyebabnya?
1. Posisi Tidur yang Salah
Posisi tidur yang tidak tepat dapat memicu rasa pegal. Posisi yang paling berisiko adalah tengkurap. Menurut Sleep Foundation, otot bisa mengalami kerusakan jika kita tidur lebih dari 10 menit dengan posisi tulang belakang yang terputar atau tertekuk.
2. Kasur yang Kurang Berkualitas
Kualitas dan jenis kasur berpengaruh signifikan terhadap kenyamanan dan dukungan bagi tubuh. Ketidaknyamanan dan nyeri otot sering kali terkait dengan permukaan kasur yang tidak ideal. Kasur yang terlalu keras atau terlalu lembut dapat membuat tulang belakang tidak berada dalam posisi yang seharusnya sepanjang malam. Umumnya, kasur dengan tingkat kekerasan medium hingga medium-firm dapat mengurangi rasa pegal. Sementara bagi mereka yang memiliki berat badan berlebih, lapisan tambahan mungkin diperlukan untuk memberikan dukungan yang lebih baik.