Jakarta — Presiden Prabowo Subianto pada hari Senin (25/8) melantik Brian Yuliarto sebagai Kepala Badan Industri Mineral di Istana Kepresidenan. Lembaga ini merupakan entitas baru yang didirikan oleh pemerintah.

Selain menjabat sebagai Kepala Badan, Brian juga masih memegang posisi sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sejak 19 Februari 2025. Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden Nomor XXVIP tahun 2025 mengenai Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Negara dalam Kabinet Merah Putih untuk periode 2024-2029.

Brian adalah lulusan Teknik Fisika dari Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 1999 dan kini menjabat sebagai Guru Besar di institusi yang sama.

Ia melanjutkan studinya dengan gelar Magister di Quantum Engineering and System Science Department, The University of Tokyo, Jepang, pada tahun 2002, dan berhasil menyelesaikan pendidikan Doktor (S3) di tempat yang sama pada tahun 2025.

Pada tahun 2024, ia mengikuti Executive Course on Strategic Management and Leadership di Universitas Pertahanan dan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.

Pengalaman kerja Brian mencakup berbagai posisi, antara lain:

  • Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi, ITB (2025-2029)
  • Dekan Fakultas Teknologi Industri, ITB (2020-2025)
  • Visiting Professor, University of Tsukuba (2021-sekarang)
  • Dosen dan Peneliti, ITB (2006-sekarang)
  • Kepala Pusat Penelitian Nanosains dan Nanoteknologi, ITB (2018-2020)
  • Peneliti Post Doctoral, Advanced Industrial Science and Technology (AIST) Jepang (2005-2006)
  • Ketua Kelompok Keilmuan Material Fungsional Maju (2019-2020)
  • Ketua Program Studi Teknik Fisika, ITB (2016-2020)
  • Kepala Lembaga Kemahasiswaan, ITB (2010-2016)