“Saya sudah tidak tahan lagi. Akhirnya saya pulang diam-diam diantar teman dengan alasan berobat,” tuturnya.

Kasus ini membutuhkan penelusuran lebih lanjut. Keterangan korban perlu diuji melalui pemeriksaan medis, klarifikasi pihak pesantren dan guru yang disebut, serta pendalaman oleh aparat penegak hukum untuk memastikan kronologi dan penyebab luka yang dialami MP.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan dari pihak pesantren maupun guru berinisial H dalam bahan informasi yang diterima redaksi. Status pelaporan kepada kepolisian juga belum diketahui.