Jakarta — Arsenal meraih kemenangan dramatis atas Everton dalam lanjutan Liga Inggris, sementara Chelsea harus menelan kekalahan saat menghadapi Newcastle United, Minggu (15/3) dini hari WIB.
Arsenal kembali menunjukkan tekad kuat untuk bersaing dalam perebutan gelar Liga Inggris musim ini. Viktor Gyokeres dan rekan-rekannya berhasil menaklukkan Everton dengan skor 2-0 di Stadion Emirates.
Meski menang dengan selisih dua gol, The Gunners harus bekerja keras menghadapi perlawanan sengit dari Everton. Dua gol kemenangan Arsenal baru tercipta pada menit-menit akhir pertandingan.
Gol pertama Arsenal dicetak oleh Gyokeres pada menit ke-89. Gol tersebut berawal dari kesalahan Jordan Pickford saat mengantisipasi umpan silang.
Pickford gagal memotong bola sehingga bola justru mengenai Piero Hincapie dan mengarah ke Gyokeres yang sudah berada di depan gawang. Gyokeres pun tanpa kesulitan menceploskan bola ke gawang yang terbuka.
Arsenal kemudian menggandakan keunggulan pada menit ketujuh masa injury time babak kedua melalui Max Dowman. Pemain kelahiran 2009 tersebut mencetak gol lewat serangan balik cepat.
Gol bermula ketika Pickford ikut maju ke depan untuk membantu serangan Everton dalam upaya mencari gol penyama kedudukan. Setelah menerima umpan dari Gabriel Martinelli, Dowman langsung berlari melewati dua pemain Everton.
Ia menggiring bola dari daerah pertahanan sendiri hingga masuk ke kotak penalti Everton sebelum akhirnya memasukkan bola ke gawang yang sudah kosong.
Gol tersebut membuat Max Dowman resmi menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah Premier League. Ia mencatatkan rekor tersebut pada usia 16 tahun 73 hari.
Sementara itu, pada pertandingan lain, Chelsea harus mengakui keunggulan Newcastle United setelah kalah 0-1 di Stamford Bridge.
Gol tunggal kemenangan Newcastle dalam laga tersebut dicetak oleh Anthony Gordon pada menit ke-18. Kekalahan ini membuat posisi Chelsea di peringkat kelima Liga Inggris berpotensi digeser oleh Liverpool.


