Jakarta — Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di jalur alternatif Subang–Indramayu, Jawa Barat, dalam kondisi aman menjelang Lebaran 2026.
Anggota Komite BPH Migas, Bambang Hermanto, menyampaikan bahwa kepastian tersebut diperoleh setelah pihaknya melakukan pemantauan langsung ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di jalur alternatif tersebut.
Menurut Bambang, ketersediaan BBM tidak hanya terjaga di jalur utama dan rest area jalan tol, tetapi juga di jalur alternatif yang kerap menjadi pilihan para pemudik.
“Selain memastikan ketersediaan BBM di jalur utama dan rest area jalan tol, kami turut memastikan dan memantau langsung untuk ketersediaan BBM di jalur-jalur alternatif tersedia dan dalam kondisi aman,” ujar Bambang dalam keterangan resmi seperti dikutip Antara, Jumat (20/3).
Ia menjelaskan, jalur alternatif memiliki peran penting dalam membantu mengurai kepadatan lalu lintas saat puncak arus mudik. Oleh karena itu, pasokan BBM di jalur tersebut harus tetap terjaga.
Selain memastikan kuantitas, BPH Migas juga menekankan pentingnya kualitas BBM yang disalurkan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kendaraan pemudik tidak mengalami gangguan teknis selama perjalanan.
“Kami juga mengecek kualitas BBM di SPBU (jalur alternatif) ini agar kendaraan para pemudik tidak terjadi gangguan dan merasa aman dan tenang,” ucapnya.
Bambang turut mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati selama perjalanan mudik. Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan energi karena pasokan BBM telah disiapkan dengan baik di seluruh jalur mudik.
“Bagi masyarakat yang melaksanakan mudik, kami pastikan semua SPBU yang berada di jalan tol, jalan pantai utara (Pantura) atau jalan utama, serta jalur-jalur alternatif, pasokan BBM-nya tersedia,” ujarnya.


