Dengan capaian satu tahun tersebut, kepemimpinan Maulana–Diza dinilai telah meletakkan fondasi menuju ekonomi Kota Jambi yang lebih efisien, inklusif, dan berdaya saing, sejalan dengan visi pembangunan Kota Jambi sebagai Kota Perdagangan dan Jasa yang Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif, dan Sejahtera (Bahagia). (*)