Rupiah Masih Tertekan
Di sisi lain, Purbaya mengakui nilai tukar rupiah masih berada dalam tekanan. Pelemahan terjadi akibat meningkatnya permintaan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di pasar uang. Saat ini, kurs rupiah kembali bergerak mendekati level Rp17.000 per dolar AS.
“Nilai tukar rupiah masih mendapat tekanan oleh peningkatan permintaan dolar AS,” pungkasnya.
IHSG Ditutup Menguat 1,50 Persen
Sementara itu, IHSG ditutup di level 8.396 pada perdagangan Senin (23/2) sore. Indeks menguat 124,31 poin atau naik 1,50 persen dibandingkan sesi sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, nilai transaksi investor tercatat sebesar Rp24,14 triliun dengan volume perdagangan mencapai 49,54 miliar saham.
Pada penutupan tersebut, sebanyak 468 saham menguat, 206 saham terkoreksi, dan 142 saham stagnan.



