Jakarta — Badan sepak bola dunia, FIFA, tengah mematangkan rencana penyelenggaraan turnamen usia muda bertajuk Piala Dunia U-15 yang dijadwalkan bergulir tahun ini.
Dalam keterangan resminya, FIFA menyebut ajang tersebut akan mengusung konsep festival. Skema serupa sebelumnya diterapkan pada Piala Dunia U-17 2025 di Qatar pada November lalu.
“Ribuan pemuda akan jadi transformasi dalam perkenalan turnamen bergaya festival bertajuk Piala Dunia U-15 yang terbuka untuk 211 federasi,” tulis keterangan tertulis FIFA, Jumat (27/2).
Mulai Digelar 2026 untuk Putra, Putri Menyusul 2027
Rencana penyelenggaraan Piala Dunia U-15 sebelumnya telah diumumkan Dewan FIFA pada Desember 2025. Edisi perdana dijadwalkan berlangsung pada 2026 untuk kategori putra, sementara kategori putri akan mulai digelar pada 2027.
“Sebagai bagian dari komitmen FIFA untuk mempromosikan kompetisi tim muda, Dewan FIFA mengonfirmasi perkenalan Piala Dunia U-15 dengan konsep festival kategori putra dan putri yang terbuka untuk 211 Asosiasi Anggota [FIFA],” tulis situs resmi FIFA.
“Edisi pertama akan diikuti oleh tim putra pada 2026. Lalu pada 2027 akan melibatkan tim putri,” lanjut laporan tersebut.
Setelah sempat digelar bersamaan pada 2027, turnamen Piala Dunia U-15 putra dan putri rencananya akan dipisahkan mulai 2028.
Format Pertandingan Lebih Singkat dan Lapangan Lebih Kecil
Selain mengusung konsep festival, FIFA juga menyiapkan sejumlah penyesuaian dalam format pertandingan. Beberapa perbedaan dibanding turnamen usia muda lainnya antara lain durasi laga yang lebih singkat, penggunaan lapangan berukuran lebih kecil, serta jumlah pemain yang bertanding sebanyak tujuh lawan tujuh atau sembilan lawan sembilan.
Langkah ini menjadi bagian dari pendekatan baru FIFA dalam pengembangan kompetisi usia muda di level internasional.



