Jakarta — Bagi banyak orang, minum kopi sudah menjadi bagian dari rutinitas harian. Namun, muncul pertanyaan yang cukup sering terdengar: apakah kopi bisa merusak ginjal?
Kekhawatiran ini bukan tanpa alasan. Kandungan kafein dalam kopi diketahui dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung. Sebagian orang juga membatasi jumlah gelas kopi yang diminum setiap hari karena khawatir terhadap dampaknya bagi kesehatan, termasuk fungsi ginjal.
Benarkah Kopi Merusak Ginjal?
Merujuk informasi dari The Kidney and Hypertension Center, penikmat kopi tidak perlu terlalu risau terhadap kesehatan ginjal selama kopi dikonsumsi dalam jumlah cukup atau sedang. Artinya, kopi tidak diminum secara berlebihan.
Bagi orang dewasa yang sehat, konsumsi satu hingga tiga gelas kopi per hari masih tergolong relatif aman. Namun, jika dikonsumsi melebihi batas tersebut, risiko tertentu bisa meningkat, terutama bagi penderita hipertensi atau penyakit ginjal.
Hal serupa juga dijelaskan oleh National Kidney Foundation. Disebutkan bahwa secangkir kopi hitam berukuran 8 ons mengandung sekitar 116 miligram kalium. Jumlah ini tergolong rendah sehingga kopi hitam masih dikategorikan sebagai minuman rendah kalium.
Risiko dapat meningkat apabila konsumsi kopi mencapai lebih dari satu hingga empat gelas per hari, terutama pada individu dengan kondisi kesehatan tertentu.



