Jambi – Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M. Pd.I, menekankan bahwa perayaan Natal mengajarkan makna kasih yang tulus, pengabdian tanpa pamrih, serta pengorbanan demi kebaikan bersama. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Perayaan Natal bersama TNI/Polri yang digelar di Swiss-Bell Hotel, Kamis (8/1/2026) malam.

Acara dihadiri oleh Kepala Kepolisian Daerah Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., Danrem 042/GAPU Brigjen Heri Purwanto, S.E., M.Sc, para pendeta dan romo, kepala perangkat daerah terkait, serta undangan lainnya.

Wagub Sani menekankan bahwa nilai-nilai luhur Natal telah lama hidup dalam jiwa prajurit TNI dan anggota Polri, yang senantiasa menjaga keutuhan NKRI, melindungi masyarakat, dan memastikan stabilitas serta ketenteraman daerah.

“Terima kasih dan apresiasi saya berikan kepada TNI dan Polri atas dedikasi, loyalitas, dan kerja nyata yang terus ditunjukkan, termasuk penyelenggaraan acara Perayaan Natal Bersama TNI-Polri ini. Ini merupakan hal yang sangat positif, indah, dan memperkuat silaturahmi di tengah keberagaman,” ujar Wagub Sani.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Sani menyampaikan kebahagiaannya bisa bersilaturahmi dengan masyarakat Provinsi Jambi dari berbagai latar belakang, baik suku, ras, budaya, maupun agama.

“Aneka perbedaan ini adalah kekayaan yang kita miliki. Melalui perayaan Natal bersama, saya berharap semakin terbangun soliditas, empati, dan kebersamaan lintas institusi maupun lintas iman, memperkuat rasa saling percaya, serta meneguhkan komitmen kita bersama untuk menjaga Jambi sebagai daerah yang damai, kondusif, dan maju,” ujarnya.

Wagub Sani menegaskan, Provinsi Jambi adalah rumah besar bagi keberagaman. Perbedaan suku, agama, dan budaya bukan menjadi sekat, melainkan kekuatan untuk merekatkan persatuan dan persaudaraan.

“Pemerintah daerah bersama Forkopimda terus menjaga dan meningkatkan toleransi melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Jambi, mendorong dialog intern dan antar umat beragama, demi kerukunan dan harmoni masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, Wagub Sani mengingatkan bahwa Natal tidak hanya soal perayaan, tetapi juga meningkatkan kepedulian sosial kepada sesama, baik yang seagama maupun berbeda agama, terutama kepada mereka yang membutuhkan bantuan.

“Dalam suasana damai ini kita berkumpul untuk merenungkan makna kebersamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. TNI dan Polri sebagai pengayom masyarakat diharapkan terus hadir dengan pendekatan humanis dan berkeadilan, menjadi penopang kepercayaan publik, menciptakan iklim stabil, dan membuka jalan bagi percepatan pembangunan daerah, peningkatan pelayanan publik, serta penguatan ekonomi rakyat,” pungkasnya.