Jakarta — Banyak orang dianjurkan melakukan perubahan gaya hidup demi hidup lebih panjang. Namun, perubahan seperti apa yang benar-benar berdampak? Sebuah studi terbaru menunjukkan, langkah-langkah kecil dan sederhana sudah cukup untuk membantu memperpanjang usia.
Studi yang dipublikasikan dalam jurnal eClinicalMedicine mengungkapkan bahwa perubahan kecil pada tiga aspek utama—aktivitas fisik, durasi tidur, dan pola makan—berpotensi menambah usia harapan hidup.
Dalam temuan tersebut, disebutkan bahwa menambah konsumsi sayuran dalam menu harian, meluangkan waktu ekstra untuk berolahraga, serta memperpanjang waktu tidur dapat membantu memperpanjang usia hingga empat tahun.
Penelitian ini menganalisis data hampir 60 ribu partisipan yang tergabung dalam basis data UK Biobank. Para peserta dipantau pola tidurnya serta aktivitas fisik sehari-hari. Selain itu, peneliti juga memberikan penilaian terhadap kualitas diet masing-masing peserta, di mana pola makan sehat memperoleh skor lebih tinggi.
Hasil analisis menunjukkan, kelompok dengan kebiasaan kesehatan terburuk rata-rata hanya tidur sekitar 5,5 jam per malam, berolahraga 7,3 menit per hari, serta memiliki skor kualitas diet di bawah 37 dari total skor maksimal 100.
Meski demikian, peneliti menemukan bahwa kelompok ini tetap berpeluang menambah usia hidup hingga satu tahun dengan melakukan perubahan sederhana. Perubahan tersebut meliputi menambah waktu tidur lima menit per hari, memperpanjang durasi olahraga sekitar 1,9 menit, serta menambahkan setengah porsi sayuran dalam menu harian.
Tak berhenti di situ, potensi penambahan usia bisa mencapai hingga empat tahun. Untuk mencapainya, peneliti merekomendasikan beberapa langkah berikut:

