Tanjung Pinang — Sebuah speedboat yang membawa empat orang pemancing terbalik setelah dihantam ombak tinggi di Perairan Tanjung Rambut, depan Coastal Area Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau (Kepri).

Kapal tersebut terbalik akibat gelombang laut yang tinggi. Keempat pemancing yang berada di dalam speedboat terjatuh ke laut dan sempat terombang-ambing. Para korban berusaha menyelamatkan diri dengan memanfaatkan jerigen sebagai alat bantu apung.

Tiga orang pemancing berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh Kapal KM Sempurna di sekitar perairan Pulau Pandan. Selanjutnya, ketiganya dievakuasi oleh petugas Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Karimun.

Sementara satu orang korban lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian.

“Tiga korban ditemukan dalam keadaan selamat, satu korban hingga saat ini masih dalam pencarian,” kata Pelaksana Harian Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Muhammad Fathur Rachman, Jumat (9/1).

Fathur menjelaskan, berdasarkan informasi awal, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (7/1) sekitar pukul 23.00 WIB. Empat pemancing berangkat dari Pintu Air Kolong menggunakan speedboat pancung bermesin 200 PK menuju perairan depan Coastal Area Tanjung Balai Karimun.

Sekitar pukul 01.00 WIB, kondisi cuaca dilaporkan memburuk. Para korban berniat untuk menepi, namun mesin speedboat mengalami kerusakan dan tidak dapat dihidupkan.

Akibatnya, speedboat dihantam gelombang tinggi hingga terbalik, menyebabkan seluruh penumpang jatuh ke laut.

“Ternyata speedboatnya mati mesin, sehingga dihantam gelombang tinggi dan terbalik,” ujar Fathur.

Adapun tiga korban yang selamat masing-masing bernama Misran (45), warga Ranggam, Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing; Reski Febrianda (19), warga Perum Bukit Indah Carok, Kecamatan Tebing; serta Supriyanto (25), warga Pelabuhan Kolong.

Sementara satu korban yang masih dalam pencarian diketahui bernama Zainudin (33), warga Ranggam, Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing.

Hingga Jumat malam (9/1), tim SAR gabungan belum berhasil menemukan korban yang hilang. Operasi pencarian akan kembali dilanjutkan pada Sabtu (10/1).

Dalam operasi pencarian tersebut, tim SAR gabungan melibatkan unsur Pos Pencarian dan Pertolongan Tanjung Balai Karimun, Satpolairud Polres Karimun, serta masyarakat setempat.