Jakarta — Penjaga gawang Maroko, Yassine Bounou, dinobatkan sebagai Man of the Match pada laga semifinal Piala Afrika 2025 melawan Nigeria yang berlangsung Kamis (15/1) WIB. Penampilan gemilang Bounou menjadi faktor kunci keberhasilan Maroko melangkah ke partai final.

Dalam pertandingan yang berlangsung ketat hingga babak adu penalti, Bounou tampil sebagai pahlawan dengan menggagalkan dua eksekusi penalti pemain Nigeria. Maroko akhirnya menang dengan skor 4-2 dalam adu penalti setelah kedua tim bermain imbang selama 120 menit.

“Pertandingan melawan Nigeria tidak mudah. Namun, tim telah memberikan segalanya hingga akhirnya ditentukan oleh adu penalti,” kata Bounou seusai laga, dilansir dari Hespress.

Kiper yang kini memperkuat Al Hilal itu menegaskan perannya sebagai penjaga gawang memang krusial dalam momen-momen tertentu.

“Apa yang saya lakukan hari ini hanyalah tugas seorang penjaga gawang. Dalam sepak bola, kami adalah penjaga. Terkadang tim membutuhkan Anda, seperti hari ini,” ujarnya.

Bounou juga mengungkapkan bahwa dukungan suporter memberikan dampak besar terhadap motivasinya. Laga semifinal tersebut digelar di Stadion Prince Moulay Abdellah dan disaksikan langsung oleh 65.458 penonton.

“Setiap kali saya bermain di Maroko, saya merasakan cinta dari suporter. Itu memberi kami tanggung jawab untuk memberikan yang terbaik di final yang ditunggu-tunggu,” katanya.

Pertandingan semifinal Maroko kontra Nigeria berlangsung dalam tempo tinggi dan penuh disiplin dari kedua tim. Hingga waktu normal dan perpanjangan waktu berakhir, tidak ada gol yang tercipta sehingga laga harus ditentukan melalui adu penalti.

Pada partai final, Maroko akan menghadapi Senegal yang sebelumnya menyingkirkan Mesir. Laga puncak Piala Afrika 2025 tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Prince Moulay Abdellah pada Minggu (18/1) atau Senin (19/1) dini hari WIB.