Jakarta — PSM Makassar mewaspadai potensi kebangkitan Borneo FC saat kedua tim bertemu pada lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (3/1).

Menjelang laga tersebut, Borneo FC tengah berada dalam tren kurang meyakinkan. Tim asuhan Fabio Lafundes gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir, dengan catatan dua kekalahan dan satu hasil imbang. Situasi ini sekaligus mengakhiri rekor 11 laga tanpa kekalahan yang sebelumnya dibukukan Pesut Etam.

Dampak dari rentetan hasil negatif itu membuat posisi puncak klasemen yang sempat dikuasai Borneo FC sejak pekan keempat kini direbut Persib Bandung. Kondisi tersebut membuat tim tuan rumah berambisi bangkit pada awal tahun 2026, dengan laga kandang pasca tahun baru dianggap sebagai momentum kebangkitan.

Di sisi lain, PSM Makassar juga sedang berada dalam situasi kurang ideal. Pada pekan sebelumnya, Juku Eja harus mengakui keunggulan Persib Bandung dengan skor tipis 0-1 dalam laga tandang. Pelatih PSM, Tomas Trucha, menyadari timnya berpotensi menjadi sasaran pelampiasan lawan.

“Kami akan mencoba mengangkat kapal ini kembali ke permukaan. Untuk pertandingan besok tentu tidak akan mudah. Lawan juga tidak memiliki rekor yang bagus,” ujar Trucha, Jumat (2/1).

Pelatih asal Ceko tersebut menekankan pentingnya disiplin permainan jika ingin mencuri poin dari Samarinda. Menghadapi Borneo FC yang dinilainya memiliki skuad komplet di semua lini, kesalahan kecil bisa berujung fatal.

“Kami tahu apa yang harus kami lakukan untuk pertandingan selanjutnya. Kami akan fokus pada diri kami sendiri, bagaimana bertahan, menyerang, dan bagaimana bereaksi saat kehilangan bola,” katanya.

Bek PSM Makassar, Victor Luis, turut menilai laga kontra Borneo FC akan berlangsung ketat dan penuh tekanan. Meski demikian, ia memastikan timnya telah melakukan persiapan maksimal demi membawa pulang hasil positif.

“Kami sudah mengetahui lawan yang akan kami hadapi besok. Kami tahu pertandingan akan berjalan keras dan sulit, tapi kami sudah melakukan persiapan yang bagus,” kata Victor.