Apakah tinitus berbahaya?
Secara medis, tinitus tidak tergolong sebagai kondisi yang mengancam nyawa. Namun, dampak psikologis dan emosionalnya dapat cukup signifikan, terutama jika berlangsung dalam jangka panjang.
Tinitus dapat membuat tubuh berada dalam kondisi stres berkepanjangan, mengganggu kualitas tidur, memicu kecemasan, dan menurunkan kualitas hidup secara keseluruhan.
Sejumlah penelitian terbaru, termasuk yang meneliti ekspresi wajah dan respons pupil, membuka peluang baru untuk memahami mekanisme tinitus. Diharapkan, temuan ini dapat membantu pengembangan pengobatan yang lebih efektif di masa depan.
Tinitus memang bukan kondisi yang mematikan, tetapi dampaknya terhadap tubuh dan kesehatan mental tidak bisa diabaikan. Semakin cepat kondisi ini diperiksa, semakin besar peluang untuk menjaga kualitas hidup tetap optimal.

